Kasus tersebut sempat menjadi sorotan besar dan membuat FIFA mencoretnya dari daftar ofisial Piala Dunia.

Saat tuduhan itu mencuat, Dieperink membantah keras seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya.

"Saya sangat sedih karena dituduh secara tidak benar. Sejak awal saya sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan polisi dan langsung memberikan keterbukaan penuh kepada FIFA, UEFA, serta KNVB," ujar Dieperink kepada media Belanda, De Telegraaf.

Meski akhirnya penyelidikan dihentikan karena kurangnya bukti, Dieperink dikabarkan sangat terpukul setelah kehilangan kesempatan bertugas di Piala Dunia 2026, turnamen yang menjadi puncak kariernya sebagai seorang wasit. (Wartabanjar.com)