Usai Jalani Operasi, Korban Dugaan Penyerangan dengan Senjata Tajam di Desa Ayuang HST Pilih Berdamai
WARTABANJAR.COM, BARABA – Perkembangan terbaru kasus dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Desa Ayuang, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan.
Korban yang diketahui berinisial U, yang sebelumnya mengalami luka serius dan sempat menjalani operasi di RSUD H. Damanhuri Barabai, memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum.
Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aiptu Husaini, mengatakan korban memilih tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
“Korban menyatakan tidak membuat laporan polisi atas kejadian yang dialaminya dan memilih menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,” ujar Aiptu Husaini, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, dengan tidak adanya laporan dari pihak korban, penyelesaian perkara ditempuh melalui jalur kekeluargaan antara pihak-pihak yang terlibat.
Aiptu Husaini juga membenarkan bahwa terduga pelaku yang sebelumnya sempat diamankan untuk kepentingan pemeriksaan telah dikembalikan kepada pihak keluarga.
BACA JUGA: Dugaan Penyerangan di Desa Ayuang HST, Diduga Dipicu Perselisihan Keluarga
“Terduga pelaku yang sebelumnya diamankan juga telah dikembalikan ke rumahnya,” tambahnya.
Sebelumnya, dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam tersebut menggegerkan warga Desa Ayuang pada Selasa (30/6/2026) malam.
Korban berinisial U mengalami luka serius di bagian leher dan sempat menjalani operasi di RSUD H Damanhuri Barabai.
Dengan tidak adanya laporan dari pihak korban, perkara dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam tersebut diselesaikan melalui jalur kekeluargaan dan tidak berlanjut ke proses hukum. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu