Petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait penanganan bangkai hewan yang aman.
Bangkai hewan disarankan dimusnahkan dengan cara dibakar atau dikubur secara layak.
Warga juga diminta melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang dan area sekitar untuk mencegah potensi penyebaran penyakit.
BACA JUGA: Wamenko Pangan Kunjungi Sentra Peternakan Itik di Mahang Baru HST
BACA JUGA: Segini Total Kerugian Bidang Peternakan Akibat Banjir HST
Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan hewan liar yang berpotensi membahayakan manusia maupun hewan ternak.
“Apabila masyarakat menemukan hewan yang mencurigakan atau berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada aparat desa maupun kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Polsek Labuan Amas Selatan juga menyarankan agar dilakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dan instansi terkait guna memastikan penyebab kejadian serta menentukan langkah penanganan yang tepat.
Hingga kini, penyebab pasti kematian empat ekor domba tersebut masih belum diketahui.
Polisi bersama instansi terkait masih berupaya memastikan jenis hewan yang diduga menyerang ternak warga.
Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan hewan liar yang berkeliaran di sekitar permukiman maupun kandang ternak. (wartabanjar.com/Adew)







