WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Tim utusan Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut berhasil mengukir prestasi gemilang, dengan membawa pulang dua gelar juara sekaligus dalam ajang Festival Seni Budaya Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan, yang diselenggarakan di Lapangan Murjani, Banjarbaru, pada Minggu (21/06/2026).

​Dalam festival yang digelar bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) tersebut, Polres Tanah Laut sukses mengamankan posisi tertinggi sebagai Juara 1 dalam Lomba Madihin.

Tidak hanya itu, pada kategori Lomba Hadrah, tim perwakilan dari Bumi Tuntung Pandang ini juga berhasil menduduki peringkat ketiga atau Juara 3.

​Ajang perlombaan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, diikuti oleh total 274 peserta dari seluruh jajaran Polres di bawah naungan Polda Kalimantan Selatan.

Rinciannya, sebanyak 36 peserta bersaing ketat pada kategori kesenian tradisional Madihin, sementara 238 peserta lainnya memeriahkan kompetisi Hadrah.

​Berdasarkan hasil penilaian dewan juri untuk kategori Madihin, Polres Tanah Laut tampil memukau sebagai yang terbaik, disusul oleh Polres Barito Kuala di posisi kedua, dan Polres Balangan di posisi ketiga.

Sementara untuk kategori Hadrah, Juara 1 diraih oleh Polres Banjar, Juara 2 diraih Polresta Banjarmasin, dan Juara 3 diraih oleh Polres Tanah Laut.

​Merespons capaian luar biasa ini, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan SIK MIK, menyampaikan apresiasi yang mendalam serta rasa bangganya terhadap dedikasi seluruh personel yang terlibat.

Baca Juga: Bunda PAUD Tanah Laut Tekankan Pentingnya Penanaman Adab Sejak Usia Dini

Baca Juga: Kadinkes Tanah Laut Ajak ASN Optimalkan Layanan Kesehatan dan Dukung Program Imunisasi Anak

​"Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah berjuang dengan penuh semangat, sehingga berhasil mengharumkan nama Polres Tanah Laut dengan meraih Juara 1 Lomba Madihin dan Juara 3 Lomba Hadrah. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan, latihan yang sungguh-sungguh, serta kecintaan terhadap seni dan budaya Banua," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.