Satlantas Polres Tanah Laut Edukasi Santri Pesantren Babussalam Mengenai Budaya Tertib Berlalu Lintas
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut menggelar program Police Goes to Pesantren untuk mengedukasi para santri di Pondok Pesantren Babussalam Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya tertib dan disiplin berkendara sejak usia dini demi keselamatan di jalan raya.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Sat Lantas memberikan pemahaman komprehensif mengenai arti dan fungsi berbagai rambu lalu lintas.
Selain mengenalkan aturan yang berlaku, petugas juga memaparkan sanksi hukum dari pelanggaran lalu lintas agar para santri memahami konsekuensi setiap tindakan saat berkendara.
Edukasi menyasar lingkungan pesantren ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang sadar hukum, sehingga angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Tanah Laut dapat ditekan melalui pemahaman yang benar dari hulu.
Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Adhitya Dikav, menegaskan pentingnya kolaborasi kelompok religius dan pemuda untuk menjadi motor penggerak ketertiban umum di masyarakat.
BACA JUGA: Kasat Lantas Polres Tanah Laut Ajak Pelajar SMAN 2 Jorong Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya
BACA JUGA: Ratusan Pelajar MAN IC Tanah Laut Antusias Ikuti Edukasi Safety Riding Satlantas Polres Tanah Laut
“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi sejak dini tentang rambu-rambu, aturan berlalu lintas, serta konsekuensi pelanggaran diharapkan dapat membentuk karakter yang disiplin dan tertib di jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat.” Jelas Kasat Lantas.
Melalui program berkala ini, kepolisian berharap para santri tidak hanya mematuhi hukum demi menghindari sanksi, melainkan menjadikannya sebagai gaya hidup demi menjaga keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lainnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu