Viral Aksi Remaja Bawa Sajam di HKSN Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Aksi sekelompok remaja membawa senjata tajam Komplek Herlina, Jalan Bimantara, kawasan HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, viral di media sosial.
Dikutip akun info_banjarmasin, aksi
penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok remaja pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 03.00 WITA dinihari.
Dalam video, seorang warga mengatakan mereka terlihat dari Kuin
menuju HKSN ke arah Pemda Alalak Utara sekitaran SMAN 8 Banjarmasin.
Peristiwa terjadi menjelang waktu subuh itu sempat membuat warga sekitar merasa resah dan khawatir terhadap keamanan lingkungan.
Diketahui tawuran disebabkan beberapa faktor seperti dikutip dari situs SMK Teuku Umar, di antaranya:
Baca Juga Prakiraan Cuaca Hari ini, Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Merata di Kalsel
Baca Juga Pertamax Mendadak Meroket, Pengguna BBM di Banjarmasin Menilai Kenaikan ini Memberatkan Masyarakat
⦁ Proses penemuan jati diri yang salah
Usia remaja adalah saat penemuan jati diri, saat mereka tidak bisa membedakan mana yang baik atau yang buruk, maka akan sangat mudah masuk ke pergaulan yang negatif.
Pola pikir mereka belum matang, maka pada tahap ini biasanya mudah terbujuk pengaruh yang buruk dari teman-temannya.
⦁ Butuh pengakuan
Usia remaja biasanya ingin dianggap diterima di lingkungan, walaupun harus diterima di lingkungan yang “salah”, mereka sangat haus pengakuan orang lain di sekitarnya, maka tak segan bergabung dengan kelompok atau geng yang cenderung melakukan hal yang bersifat negatif.
⦁ Rivalitas sekolah
Hal ini bisa saja dipicu kejadian masa lalu yang mengakibatkan terjadinya persaingan antar sekolah yang bisa berdampak pada aktivitas yang negatif, diantaranya tawuran antar pelajar ini.
⦁ Kurangnya pengawasan orang dewasa
Masa remaja biasanya ditandai dengan sikapnya yang agresif, ingin mengenal banyak orang dari berbagai kalangan, karena itulah perlunya pengawasan orang dewasa di sekitarnya seperti orang tua dan guru di sekolah agar tidak masuk ke lingkungan pertemanan yang salah.
⦁ Kurang pengendalian diri