Karier akademiknya di ULM dimulai pada 2002 sebagai dosen Fakultas Teknik.

Dari ruang kuliah dan laboratorium, ia membangun reputasi sebagai peneliti yang produktif.

Fokus risetnya meliputi teknologi membran, pengolahan limbah, desalinasi air, pengolahan air gambut, air rawa asin, hingga pemisahan gas metana.

Dedikasi dalam bidang penelitian juga mengantarkan Prof Muthia Elma menjadi salah satu ilmuwan perempuan paling produktif di ULM.

Pada 2021, ia ikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Kimia.

Salah satu kontribusi terbesarnya adalah mendirikan Materials and Membranes Research Group (M2ReG), kelompok riset yang berfokus pada pengembangan material dan teknologi membran untuk pengolahan air dan limbah.

Dari laboratorium yang dibangunnya, lahir berbagai inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat dan industri, mulai dari teknologi pengolahan limbah sawit hingga sistem filtrasi air berbasis membran.

Kelompok riset ini juga menjadi wadah pembinaan mahasiswa S1, S2, dan S3 untuk terlibat langsung dalam penelitian berkelas internasional.

Karya-karyanya tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Muthia berhasil mengantongi sejumlah paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Salah satu inovasinya adalah bioreaktor membran untuk mengolah limbah cair kelapa sawit menjadi air yang dapat dimanfaatkan Kembali.

Ini adalah teknologi yang berpotensi mendukung industri sawit yang lebih ramah lingkungan.

Ia juga memimpin pengembangan alat filtrasi membran AFILM2ReG yang dirancang untuk pengolahan air limbah berbasis teknologi hijau.

Selain sebagai peneliti, Prof Muthia Elma juga aktif dalam berbagai jabatan strategis di lingkungan ULM.

Ia pernah menjabat Koordinator Administrasi dan Keuangan Jurusan Teknik Kimia, Kepala Laboratorium Teknologi Proses, Ketua Program Magister Teknik Kimia, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Program Pascasarjana ULM, hingga saat ini dipercaya sebagai Sekretaris Dewan Pengawas BLU ULM.

Berbagai penghargaan nasional dan internasional menghiasi perjalanan kariernya.

(Wartabanjar.com/berbagai literasi)