Sebelum diangkat menjadi PNS, seluruh CPNS formasi pengadaan tahun 2024 itu telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Mereka telah mengikuti dan lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, dinyatakan sehat jasmani dan rohani berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, serta memperoleh penilaian kinerja yang baik selama masa percobaan.
Bupati Samsul Rizal juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin dinamis, seiring perkembangan teknologi informasi, digitalisasi layanan pemerintahan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Karena itu, para ASN yang baru dilantik diminta terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
“Birokrasi yang modern membutuhkan aparatur yang tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dan inovatif. Tingkatkan kompetensi, kuasai teknologi, dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus tetap berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kehadiran teknologi, menurutnya, harus mampu mempercepat layanan, meningkatkan transparansi, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Selain itu, para PNS juga diminta menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK serta menjaga etika, disiplin, dan nama baik korps aparatur sipil negara.
Bupati Samsul Rizal menegaskan, setiap posisi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, sehingga para ASN harus memberikan pengabdian terbaik di mana pun ditempatkan.







