Proyek Jalan Lawahan-Muara Halayung Tetap Berjalan, PUPRP Banjar Evaluasi Insiden Tambak Babi
WARTABANJAR.COM, BANJAR - Dinas PUPRP Kabupaten Banjar memastikan proyek rekonstruksi Jalan Lawahan-Muara Halayung tetap berjalan.
Proyek tersebut sebelumnya sempat menjadi sorotan usai kecelakaan maut di Desa Lawahan atau Tambak Babi, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar yang menewaskan tiga orang.
Meski begitu, pihak PUPRP mengaku masih menunggu proses penanganan dari kepolisian terkait insiden tersebut.
Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Banjar, Jimmy mengatakan proyek pengerjaan jalan saat ini masih tetap dilanjutkan sambil menunggu perkembangan proses hukum.
“Kalau berjalan, kita tetap berjalan. Cuma kita tunggu dulu proses perkembangan dari pihak kepolisian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga Pawai Takbiran Idul Adha di HST Meriah, Kostum ‘Kambing Surga’ Jadi Sorotan
Baca Juga: Mayat di Sungai Tuan Ulu Astambul Kabupaten Banjar, Tak Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan
Menurutnya, proyek rekonstruksi ruas Jalan Lawahan-Muara Halayung tersebut mulai dikerjakan sejak 13 April 2026 dengan masa pengerjaan selama 150 hari kalender.
Target pengerjaan proyek itu dijadwalkan selesai pada 9 September 2026 mendatang.
Sementara hingga laporan terakhir per 24 Mei 2026, progres pekerjaan disebut sudah mencapai sekitar 30 persen.
“Kalau melihat progres pekerjaan saat ini sudah kurang lebih 30 persen. Dari rencana 10 persen, artinya sudah plus sekitar 20 persen,” katanya.
Saat ini, tahapan pekerjaan disebut masih berada pada proses penghamparan lapis pondasi bawah (LPB) dan lapis pondasi atas (LPA) sebelum nantinya dilanjutkan dengan pengaspalan.
Jimmy menambahkan, insiden kecelakaan maut tersebut juga menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan di lapangan.
“Itu jelas jadi bahan evaluasi kami ke depannya supaya bisa lebih bagus lagi dalam hal koordinasi,” jelasnya.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang selama proses pengerjaan proyek berlangsung.
“Harapan kami hal seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu