“Pengawalan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu dan semakin intensif selama bulan Mei. Status penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kalimantan Selatan saat ini terkendali. Insyaallah hewan kurban aman dan bebas dari penyakit hewan strategis,” tegasnya.

Untuk memastikan keamanan hingga proses penyembelihan, Disbunnak Kalsel bersama tim pengawasan hewan kurban yang telah dilepas Gubernur akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Selatan.

Melalui pengawasan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu