WARTABANJAR.COM, BANJAR- Suasana duka masih terasa di kelas 2B SDN Kayu Bawang 1 usai Muhammad Dylan Nor Fauji meninggal dunia dalam kecelakaan maut alat berat di Tambak Babi, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Teman sebangku Dylan masih terus menangis sejak kabar duka itu diterima pihak sekolah.

Wali kelas 2B SDN Kayu Bawang 1, Halimah mengatakan para siswa cukup terpukul kehilangan teman mereka.

“Apalagi teman yang sebangkunya, dari kemarin nangis terus karena kangen Dilan,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Suasana kelas kembali hening saat buku dibagikan kepada murid-murid.

Nama Dylan masih tercantum di buku yang dibagikan pagi itu hingga membuat beberapa siswa kembali terdiam.

“Tadi pagi waktu membagikan buku masih ada nama Dylan, jadi anak-anak diam lagi,” katanya.

BACA JUGA: Guru Kenang Dylan, Siswa Rajin yang Jadi Korban Grader Maut di Tambak Babi Kabupaten Banjar

BACA JUGA: Kecelakaan Tambak Babi Kabupaten Banjar Sisakan Duka di SDN Kayu Bawang 1

Halimah juga mengungkapkan Dylan sempat meraih nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Inggris sebelum meninggal dunia.

“Nilai Bahasa Inggris Dylan 90, paling tinggi di kelas,” ucapnya.

Selama belajar di sekolah, Dylan dikenal sebagai anak yang baik, rajin dan tidak pernah membuat masalah.

Meski masih terpukul, pihak sekolah berharap proses penanganan kasus kecelakaan maut tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Semoga mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu