WARTABANJAR.COM, BANJAR- Wali kelas Muhammad Dylan Nor Fauji masih mengingat momen terakhir siswanya itu sebelum menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut alat berat di Tambak Babi, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Saat itu, Dylan masih mengikuti pelajaran seperti biasa di kelas 2B SDN Kayu Bawang 1, Sabtu (23/5/2026) pagi.

Wali kelas 2B SDN Kayu Bawang 1, Halimah mengatakan Dylan dikenal sebagai siswa yang baik dan rajin selama belajar di sekolah.

“Dylan ini sosok siswa yang baik dan rajin. Kalau mengikuti pelajaran dia serius, nilai akademiknya juga lumayan bagus,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Halimah mengaku masih sulit percaya setelah menerima kabar duka tersebut.

Pasalnya, beberapa jam sebelum kejadian, Dylan masih sempat belajar bersama teman-temannya di dalam kelas.

“Pagi itu dia masih belajar di kelas sama saya,” katanya.

BACA JUGA: Kecelakaan Tambak Babi Kabupaten Banjar Sisakan Duka di SDN Kayu Bawang 1

BACA JUGA: Kecelakaan Tambak Babi Kabupaten Banjar, Polisi Ungkap Grader Mundur Tanpa Pemandu

Halimah juga masih ingat sempat menegur Dylan saat pelajaran berlangsung.

“Saya sempat bilang, Dylan, ayo perhatikan dulu, karena waktu itu dia ngobrol sama teman sebangkunya,” ucapnya.

Selama di sekolah, Dylan dikenal sebagai anak yang mudah bergaul dan tidak pernah membuat masalah dengan teman-temannya.

“Alhamdulillah berteman dengan semuanya,” jelasnya.

Suasana duka pun masih terasa di sekolah sejak kabar meninggalnya Dylan.

“Rasanya masih kayak tidak percaya kalau Dilan sudah enggak ada,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu