Supriyanto juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan di fasilitas kesehatan memiliki tingkat urgensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan gedung perkantoran biasa, karena adanya pasien yang tidak berdaya secara fisik.

"Kita ingin memastikan seluruh staf, baik medis maupun non-medis, benar-benar paham cara menggunakan APAR dengan metode PASS, tahu jenis tabung yang harus dipakai, dan yang paling penting adalah bagaimana mengelola kepanikan massal agar evakuasi berjalan lancar," tambahnya.

Melalui agenda berkala seperti ini, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Laut terus menekan dan mendorong seluruh instansi pelayanan publik serta fasilitas kesehatan di Bumi Tuntung Pandang untuk proaktif memenuhi standar proteksi kebakaran nasional demi mewujudkan lingkungan yang tangguh bencana. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu