“Ketika kita memiliki standar pelayanan, maka ada rambu-rambu yang harus dipertanggungjawabkan demi terciptanya pelayanan yang berpihak kepada masyarakat,”katanya.
Ia menyebutkan, seluruh masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat akan dianalisis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan rumah sakit ke depan.
Tokoh masyarakat, Suprianto, mengapresiasi, adanya ruang dialog antara masyarakat dan pihak rumah sakit sehingga berbagai persoalan pelayanan dapat dijelaskan secara terbuka.
“Tadi sudah dijelaskan oleh pihak rumah sakit bahwa lamanya pasien berada di IGD dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya keterbatasan ruang rawat inap yang penuh. Masyarakat juga diberikan penjelasan terkait inovasi terbaru berupa sistem informasi pelayanan pasien,” tuturnya.
Melalui forum konsultasi publik tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD Datu Kandang Haji Balangan dapat terus meningkat.
Sehingga, RSUD Datu Kandang Haji mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, profesional, dan berpihak kepada masyarakat. (Wartabanjar.com/Fikri/*)
Editor Restu







