Kasus Dugaan Bullying Anak di Banjarbaru, Polisi Ungkap Kondisi Korban

“Pelapor menyampaikan, anaknya sempat diikuti satu mobil dari sekolah hingga di kawasan Gardu Induk Cempaka,” ujarnya.

Ia menambahkan, di dalam mobil tersebut terdapat dua orang dewasa dan satu anak.

Saat itu, anak pelapor tengah dibonceng pengemudi ojek daring saat perjalanan pulang dari sekolah.

“Salah satu yang berada di mobil kemudian mendekati sepeda motor korban dan mengeluarkan kalimat yang diduga bersifat intimidatif, sehingga membuat anak tersebut ketakutan,” bebernya.

Selain melakukan penyelidikan, polisi juga telah beberapa kali memfasilitasi mediasi kedua belah pihak, bersama Dinas Perlindungan Anak Kota Banjarbaru serta tokoh masyarakat setempat.

Namun hingga kini kedua belah pihak belum menemukan titik temu.

“Kami sudah beberapa kali mencoba memfasilitasi mediasi, termasuk bersama Dinas Perlindungan Anak Kota Banjarbaru. Namun sampai sekarang kedua belah pihak belum menemukan titik temu,” katanya.

Meski demikian, polisi memastikan upaya penyelesaian secara kekeluargaan tetap diutamakan demi menjaga kondusivitas daerah.

“Kami terus mengupayakan mediasi karena semua pihak adalah warga Banjarbaru. Kami ingin keamanan dan ketertiban di Kota Banjarbaru tetap terjaga,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Ikhsan)