WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Seekor ular piton gagal melakukan aksi senyapnya saat melintas di pemukiman warga Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (11/05/2026).
Bukannya sampai ke tujuan, predator melata ini justru harus “menyerah” pada jaring (rengge) milik warga setempat.
Insiden ini bermula saat Ibu Norhidayah mendapati seekor ular besar tak berdaya akibat terlilit jaring di belakang rumahnya.
Merasa terancam dengan kehadiran reptil tersebut, laporan segera diteruskan ke Tim Damkar Sektor Jorong yang tiba di lokasi sekitar pukul 10:06 WITA.
Baca Juga Harga Tiket Kapal Naik, Cek Jadwal Banjarmasin-Surabaya dan Surabaya-Banjarmasin Rabu 13 Mei 2026
Kondisi ular yang terlilit cukup kuat membuat proses evakuasi memerlukan penanganan khusus agar tidak melukai hewan maupun petugas.
Salah satu personel piket menjelaskan alasan percepatan evakuasi tersebut.
“Ular tersebut meresahkan pemilik rumah karena terjebak di jaring dan tidak bisa bergerak. Jadi, daripada si ular makin stres dan warga makin cemas, kami langsung lakukan evakuasi.”
Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh tim yang beranggotakan Edwin S M, Ahmad Sopian, Rafiq S, serta relawan Riski Ansari.








