Mereka rela berbasah-basahan masuk ke area jaring demi memastikan keamanan warga.
Meski medan cukup menyulitkan, ketangkasan tim membuat proses pembebasan hanya memakan waktu 9 menit, yakni tuntas pada pukul 10:15 WITA.
“Meskipun harus basah, yang penting si Python tidak lagi membuat pemilik rumah deg-degan,” ungkap edwin sihol manulang Danru Damkar sektor Jorong.
Ular berjenis Malayopython reticulatus tersebut kini telah dievakuasi ke Pos Damkar untuk penanganan lebih lanjut. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban luka, hanya menyisakan cerita unik tentang ular yang “salah jalan” hingga terjebak alat tangkap ikan warga.
Dengan tuntasnya evakuasi ini, Ibu Norhidayah kini dapat beraktivitas dengan tenang tanpa bayang-bayang tamu tak diundang di halaman belakangnya.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







