Kapolres HST, Jupri JHP Tampubolon, mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi BBM, khususnya Bio Solar subsidi, tetap berjalan aman dan lancar.
“Monitoring ini merupakan langkah preventif untuk memastikan distribusi BBM, khususnya Bio Solar subsidi, berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi perlu terus dilakukan guna mengantisipasi penyalahgunaan maupun praktik pengisian berulang di SPBU.
Berdasarkan hasil monitoring, situasi di sejumlah SPBU yang dilakukan pengecekan terpantau aman dan kondusif. Antrean kendaraan masih dalam batas normal dan tidak ditemukan adanya panic buying.
Saat ini terdapat 12 SPBU di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dari jumlah tersebut, sembilan SPBU menyediakan BBM subsidi jenis Bio Solar. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu













