Sukses Tanggulangi Kemiskinan dan Turunkan Stunting di Kalsel, Gubernur Muhidin Raih Penghargaan dari Kemendagri
WARTABANJAR.COM, BALIKPAPAN– Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Regional Kalimantan yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026) malam.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menurunkan angka stunting dan kemiskinan, yang menjadi dua indikator penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan nasional ini adalah yang kedua diterima dalam waktu yang berdekatan.
Sebelumnya pada 27 April 2026, Gubernur H. Muhidin menjadi satu-satunya kepala daerah di luar Pulau Jawa masuk 5 besar nasional dan meraih penghargaan penyelenggaraan daerah dengan kinerja tinggi.
Keberhasilan penghargaan ini juga menjadi kado ulang tahun ke 68 Gubernur H. Muhidin yang jatuh pada Rabu, 6 Mei 2026.
Direktur Utama Tempo Media, Arif Zulkifli, secara langsung menyerahkan piala penghargaan kepada Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya yang dinilai berhasil menekan angka stunting dan kemiskinan di Banua.
Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin hadir langsung untuk menerima penghargaan yang diserahkan pada rangkaian acara yang diikuti oleh sejumlah kepala daerah se-Kalimantan.
Kalsel dinilai berhasil menunjukkan kinerja unggul dibandingkan daerah lain, khususnya dalam penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan.
“Hari ini kita menghadiri penyerahan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri kepada pemerintah daerah yang berprestasi di Regional Kalimantan,” sampai Gubernur H. Muhidin.
Gubenur menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, serta komitmen berkelanjutan dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.
Ajang apresiasi ini sendiri diikuti oleh 24 pemerintah daerah di wilayah Kalimantan yang dinilai berprestasi dalam berbagai kategori, termasuk penurunan pengangguran, pengendalian inflasi, hingga inovasi pembiayaan daerah.
Bagi Muhidin, penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi untuk terus memperkuat program-program strategis, khususnya dalam menekan angka stunting dan kemiskinan secara berkelanjutan di Kalimantan Selatan.