Pemkab HST Bantah Gunung Halau-Halau Ditutup

“Kami ingin memastikan informasi yang beredar tidak simpang siur, sekaligus mencari titik temu dari persoalan ini,” katanya.

Di sisi lain, keputusan penutupan tersebut sebelumnya merupakan hasil musyawarah warga Desa Juhu dan Desa Hinas Kiri yang dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026).

Sekretaris Desa Juhu, Rubi, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilandasi pertimbangan nilai adat dan kepercayaan masyarakat terhadap kawasan gunung.

“Gunung ini memiliki makna penting bagi kami, sehingga perlu dijaga bersama,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya, upaya tersebut juga dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan di kawasan tersebut.

Namun demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) terkait keputusan tersebut.

Pemerintah daerah pun memastikan akan memfasilitasi pertemuan lanjutan agar persoalan ini dapat diselesaikan secara bersama tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat maupun nilai adat yang berlaku. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu