“Kesejahteraan hewan juga menjadi perhatian penting, termasuk bagaimana perlakuan yang baik terhadap hewan sebelum disembelih. Ini berdampak langsung pada kualitas daging,” jelasnya.

Yusrin menambahkan, praktik penyembelihan yang tidak tepat masih kerap ditemukan di lapangan dan berpotensi menurunkan kualitas daging, bahkan membuatnya tidak layak konsumsi.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi juru sembelih yang profesional di daerah masing-masing, serta mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penyembelihan yang sesuai syariat dan standar kesehatan,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)


Editor Restu