Cetak Laba Rp1,8 Miliar, PT BPR Tanah Laut Fokus Tekan Angka Kredit Bermasalah

Krisis Kursi Komisaris dan Prestasi Nasional

​Selain persoalan kredit macet, aspek struktural juga menjadi sorotan dalam RUPS kali ini.

Hingga saat ini, komposisi dewan komisaris belum terpenuhi secara lengkap.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut selaku pemegang saham pengendali berkomitmen untuk segera melakukan proses seleksi guna mengisi kekosongan jabatan tersebut sesuai amanat rapat.

​Terlepas dari tantangan internal tersebut, PT BPR Tanah Laut tetap menorehkan prestasi membanggakan di level nasional.

Bank ini berhasil menembus daftar The Best 50 BPR milik pemerintah daerah versi Majalah Infobank edisi Februari 2026 untuk kategori aset Rp50-100 miliar.

Tak hanya itu, laporan keuangan mereka juga meraih predikat Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari akuntan publik.

​Agenda RUPS ini turut dihadiri oleh jajaran direksi yakni Direktur Utama Suprapto dan Direktur Operasional Rinanto, Komisaris Joko Wuryanto, serta perwakilan pemegang saham dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Kalsel. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu