Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dalam setiap penanganan bencana agar masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi sulit.
Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah turut memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban sebagai bagian dari upaya pemulihan pascakejadian.
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.10 WITA tersebut menghanguskan dua rumah berbahan kayu milik warga.
Api diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan saat ditinggal pemilik rumah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta dokumen penting dilaporkan hangus terbakar.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah memastikan akan terus memantau kondisi pascabencana serta memberikan dukungan berkelanjutan hingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit,” tutupnya. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







