Kompol Thomas Afrian juga menyoroti bahwa audit ini merupakan bagian dari upaya transformasi menuju Polri yang lebih akuntabel.
“Dengan adanya audit ini, kami berharap setiap fungsi dapat semakin tertib administrasi, tepat sasaran dalam pelaksanaan program, serta terus meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme dalam bekerja,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Audit Kombes Pol Setiyo Hartono, memberikan perspektif bahwa kehadiran Itwasda lebih bersifat sebagai mitra konsultatif bagi satuan wilayah.
“Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses perencanaan dan pengorganisasian telah berjalan sesuai ketentuan.Selain itu, kami juga ingin memberikan masukan konstruktif agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal,” jelasnya.
Proses audit kemudian berlanjut ke tahap pendalaman data secara spesifik.
Para auditor menyisir dokumen administrasi, melakukan sesi wawancara, hingga mengevaluasi kesiapan operasional masing-masing fungsi.
Melalui transparansi data ini, diharapkan ditemukan formulasi yang tepat untuk menutup celah kekurangan dalam tata kelola organisasi di Polres Tanah Laut. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







