Wabup Tabalong Tinjau Pelaksanaan TKA di SDN Pembataan
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN Pembataan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (20/4/2026) pagi.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA jenjang sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tabalong berjalan lancar sejak hari pertama.
Salah satu lokasi pelaksanaan TKA berada di SDN Pembataan, Jalan Anggrek 3, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.
Baca Juga Korban Tenggelam di Sungai Martapura Kampung Sasirangan Banjarmasin Akhirnya Ditemukan
“Kami hari ini meninjau pelaksanaan TKA yang minggu ini jadwalnya, jadi kami ingin melihat langsung di SDN Pembataan,” ujar Habib Taufan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ia memastikan pelaksanaan ujian berlangsung tanpa kendala berarti. Para siswa tampak mampu mengerjakan soal dengan baik dan didukung jaringan internet yang stabil.
“Kalau pelaksanaannya, tadi Alhamdulillah anak-anak cepat-cepat menjawabnya, internet lancar dan semuanya lancar saja,” katanya.
Ia berharap, pelaksanaan TKA ini dapat menjadi tolok ukur kemampuan siswa selama enam tahun menempuh pendidikan di tingkat SD, sekaligus mendorong peningkatan kualitas generasi muda di Tabalong.
“Kami berharap generasi Tabalong terus meningkatkan prestasinya, mudah-mudahan putra-putri Tabalong ini menjadi generasi emas yang bisa memajukan dan mengharumkan nama Kabupaten Tabalong,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, Agus Ardianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA jenjang SD di Tabalong dibagi dalam empat gelombang.
“Jadi ada beberapa sekolah yang mengambil sesi hari ini gelombang pertama, ada juga gelombang kedua. Jadi ada empat gelombang. Masing-masing sekolah bisa menyesuaikan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, sebanyak 221 sekolah dengan total 4.039 siswa kelas VI mengikuti TKA tahun ini.
Setiap gelombang berlangsung selama dua hari dengan mata pelajaran yang diujikan meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia.
Menurut Agus, hasil TKA akan menjadi salah satu data pendukung bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.