Pesan Hj. Dian Rahmat: Lomba Kebaya Jadi Benteng Budaya di Era Digital

Salah satu poin utamanya adalah penggunaan kain Sasirangan serta aksesori khas Banjar sebagai identitas daerah.

​”Tujuan kami adalah melestarikan kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia dan mengangkat kearifan lokal melalui penggunaan kain sasirangan serta aksesori Banjar.

Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari 27 organisasi wanita.”
​Maria menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dengan kehadiran perwakilan dari puluhan organisasi wanita yang tampil maksimal dengan riasan penuh.

Melalui ajang ini, diharapkan peran organisasi wanita dan PKK sebagai penggerak pelestarian budaya di Tanah Laut semakin kuat.

​”Kami berharap melalui ajang ini dapat mempererat silaturahmi antar seluruh gabungan organisasi wanita se-Kabupaten Tanah Laut sekaligus menjaga warisan budaya bangsa kita,” tutup Maria Ulfah.(Wartabanjar.com/Gazali*)

Editor: andi akbar