Ia menjelaskan, kategori istitha’ah kesehatan terdiri dari tiga jenis, yakni jemaah yang sepenuhnya sehat, jemaah dengan bantuan alat seperti tongkat atau kursi roda, serta jemaah yang membutuhkan pendamping.

Selain jemaah, petugas haji yang akan mendampingi juga telah disiapkan, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat. Ditambah dua Petugas Haji Daerah (PHD) serta satu petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Menjelang keberangkatan, H Khairussalim juga berpesan kepada seluruh jemaah agar mempersiapkan diri secara matang, baik secara spiritual maupun fisik.

Ia mengingatkan agar jemaah meluruskan niat ibadah, menyelesaikan tanggungan seperti utang piutang, serta menjaga silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat.

“Jaga kesehatan dan pelajari manasik haji dengan baik. Gunakan kesempatan berhaji ini sebaik-baiknya dan jaga nama baik daerah,” pesannya. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu