“Pendampingan ini penting agar pembangunan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disperinakerkop) HST, Hasriani, menegaskan bahwa pembangunan gerai merupakan tahap awal dalam penguatan koperasi desa.
Menurutnya, setelah pembangunan fisik rampung, fokus selanjutnya adalah memastikan koperasi dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
“Pendampingan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari manajemen hingga tata kelola koperasi agar sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di HST telah menjangkau hampir seluruh wilayah, yakni 159 desa dan delapan kelurahan. Namun, operasional penuh masih menunggu penyelesaian pembangunan gerai.
“Setelah pembangunan selesai, kami akan fokus pada penguatan kelembagaan agar koperasi bisa langsung berjalan optimal,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Andi Akbar













