WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kepolisian menyoroti tingginya risiko kecelakaan di kawasan Bundaran Palam, Jalan Trikora, Kota Banjarbaru, yang dipadati kendaraan besar dan aktivitas masyarakat sepanjang hari.

Kasatlantas Polres Banjarbaru, Iptu Tio Septian Dwi Cahyo, menyebut kawasan tersebut menjadi lintasan truk bertonase besar dengan intensitas lalu lintas yang tinggi.

“Di Bundaran Palam itu perlintasan untuk banyak truk besar, dan aktivitas masyarakat sangat padat, baik pagi, siang, maupun malam hari,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ia menegaskan kondisi tersebut menjadikan kawasan tersebut sebagai titik yang sangat rawan kecelakaan.

“Ini sangat, sangat rawan dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Untuk itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat melintas, terutama dengan mengurangi kecepatan saat mendekati bundaran.

“Jangan terlalu laju. Kurangi kecepatan, tengok kanan dan kiri untuk memastikan aman saat melintas,” pesannya.

Selain itu, pengendara juga diimbau mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

Ia juga menyoroti faktor perilaku pengendara yang kerap menjadi penyebab kecelakaan. “Kalau sudah buru-buru, biasanya jadi tidak fokus saat di jalan,” ujarnya.

Meski menyoroti Bundaran Palam, imbauan tersebut berlaku di seluruh ruas jalan. “Kami minta di mana pun berada tetap berhati-hati dan utamakan keselamatan,” ingatnya kembali.

Terkait kemungkinan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut, pihak kepolisian menyebut masih dalam tahap pembahasan melalui forum lalu lintas bersama instansi terkait.

“Kita harus duduk bersama dalam forum lalu lintas untuk membahas apakah perlu penutupan atau penambahan rambu. Itu masih kita kaji,” paparnya.

Ia menambahkan, kawasan yang tergolong rawan atau troublespot menjadi perhatian rutin dalam pembahasan lintas instansi.

“Daerah-daerah yang menjadi titik rawan kecelakaan selalu menjadi pokok pembahasan kami,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Andi Akbar