Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Target Kurangi Impor BBM

Saat ini, Indonesia masih mengimpor sekitar 1 juta barel BBM per hari untuk memenuhi kebutuhan energi. Pemerintah menilai program elektrifikasi ini akan memangkas impor secara drastis.

“Dengan menutup PLTD, kita langsung menghemat 20%. Dan dengan 100 gigawatt, dalam 2–3 tahun ke depan kita mungkin tidak perlu impor BBM sama sekali,” tambahnya.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki sumber daya energi melimpah sehingga optimistis mampu beralih ke energi bersih dan mandiri.

“Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk dunia. Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up,” tutupnya. (Wartabanjar.com/andi)

Editor: Andi Akbar