Bawa Puluhan ASN ke Ombudsman Kalsel, Asisten 3 Pemkab Hulu Sungai Utara Beri Penjelasan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Rombongan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara mengadakan pertemuan dengan Ketua Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman, di Kantor Ombudsman Jalan S. Parman Banjarmasin, Senin (6/4/2026) kemarin.
Rombongan dipimpin Asisten 3 Pemkab HSU, Najeriansyah.
Usai menggelar pertemuan, ditemui wartabanjar.com, Najeriansyah menyampaikan kedatangan pihaknya ke kantor Ombudsman bukan dalam rangka klarifikasi terhadap sebuah laporan melainkan komitmen meningkatkan layanan publik di HSU.
"Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan publik tahun 2026 ini agar lebih maksimal. Kami audiensi minta dibina hal apa saja untuk memperbaiki pelayanan publik," katanya.
Dia menjelaskan, puluhan ASN yang ikut merupakan dari tiga SKPD, rumah sakit daerah, Dinas Pendidikan HSU, dan Dinas Sosial.
Penilaian pelayanan publik di HSU saat pada 2025 lalu berpredikat Sedang, sementara kabupaten kota di Kalsel lainnya sudah berpredikat Baik.
Maulana Achmadi, Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Perwakilan Ombudsman RI Kalsel mengatakan, pertemuan dengan Pemkab HSU ini dalam rangka evaluasi hasil penilaian Opini Ombudsman 2025.
Hasil evaluasi tersebut menjadi persiapan di 2026.
"HSU sudah melakukan upaya memperbaiki atas apa yang sudah mereka raih di 2025," katanya.
Alumni Fisip ULM ini juga menjelaskan, Ombudsman menggunakan metode penilaian baru yang belum pernah digunakan sebelumnya, sehingga pemerintah daerah memerlukan penyesuaian-penyesuaian.
Berdasarkan hasil penilaian, kelemahan berupa di sekolah tidak ada yang menangani khusus aduan, sehingga pihaknya merekomendasikan ada tim yang menangani khusus.
Maulana menambahkan, hal itu disebabkan faktor di sekolah tidak seperti dinas-dinas yang ada tim khusus menangani aduan.
Di sekolah ada guru-guru, sehingga mereka tidak mungkin ditugaskan pula menangani aduan. (Wartabanjar.com/hasby)
Editor: Yayu