WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna menyusun materi presentasi dan video inovasi di Aula Rakat Manuntung, Senin (06/04/2026).

Pertemuan ini merupakan langkah awal Pemerintah Daerah dalam menindaklanjuti Radiogram Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.5.3/2792/Bangda. Rapat ini difokuskan untuk menyiapkan bahan paparan pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Angka Stunting Tahun 2025 yang dijadwalkan akan dipresentasikan secara resmi pada Kamis, 9 April 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, H. Ismail Fahmi, mengungkapkan bahwa terpilihnya Tanah Laut merupakan pencapaian luar biasa karena berhasil menembus jajaran elit nasional.

​"Kami dapat radiogram yang sudah saya kirimkan. Intinya, Tanah Laut terpilih menjadi nominator untuk menerima penghargaan dalam bidang pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting. Dari seluruh kabupaten se-Indonesia, kita berhasil masuk dalam 30 besar," terang Ismail Fahmi.

Keberhasilan ini menempatkan Tanah Laut sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik. Di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, tercatat hanya ada dua kabupaten yang masuk dalam nominasi penghargaan ini.

​"Sedangkan untuk di Kalimantan Selatan sendiri, kabupaten yang masuk nominasi hanyalah Tabalong dan Tanah Laut," tambahnya.

Dalam rapat persiapan tersebut, Sekda bersama kepala dinas terkait mulai menyusun strategi presentasi dan video pendek berdurasi 5 menit yang akan ditayangkan saat verifikasi daring oleh tim penilai pusat.

​"Kita diberikan kesempatan untuk melakukan paparan pada hari Kamis. Itulah tujuan pertemuan tadi, yaitu untuk menyiapkan bahan presentasi dan video yang akan dipaparkan pada hari Kamis, sesuai dengan jadwal bersama kabupaten-kabupaten lainnya," pungkas Sekda.

Sesuai jadwal dari Kemendagri, proses verifikasi, validasi, dan konfirmasi atas inovasi praktik baik yang dilakukan Pemkab Tanah Laut akan dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting pada hari Kamis nanti, sebagai penentu akhir pemberian apresiasi kinerja daerah tahun 2026. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Andi Akbar