WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Puluhan warga Malaysia yang merupakan perantau asal Kabupaten Tabalong mengaku kagum dengan pesatnya perkembangan pembangunan daerah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Kekaguman itu disampaikan saat mereka berkunjung ke Wisma Tamu Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan pada Senin (6/4/2026).

Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi serta melepas rindu terhadap kampung halaman.

Baca Juga Bukan Rektor ULM, Asisten Tiga Pemkab HSU Penuhi Undangan Ombudsman Kalsel

Perwakilan rombongan, Datuk Jamaludin Asyari, mengatakan perubahan yang terjadi di Tabalong sangat signifikan dibandingkan saat dirinya terakhir berkunjung.

“Kami melihat perkembangan pesat di Tabalong. Berbeda dulu dengan sekarang,” ujar Jamaludin.

Ia mengaku telah meninggalkan Tabalong sejak kecil, tepatnya pada 1951 ketika orang tuanya membawanya menetap di Malaysia. Setelah itu, ia baru sempat kembali pada 1994, dan kemudian kembali lagi pada kunjungan kali ini.

Kedatangan Jamaludin bersama 42 warga perantau lainnya tidak hanya untuk melihat perkembangan daerah, tetapi juga menikmati sejumlah objek wisata yang ada di Tabalong.

“Alhamdulillah kami bersyukur bisa kembali ke Tabalong. Silaturahmi ini menghubungkan Malaysia dan Indonesia, khususnya Kabupaten Tabalong,” katanya.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga membuka peluang kerja sama ke depan. Bahkan, dirinya berencana mengajak rekan-rekan pengusaha dari Malaysia untuk datang dan melihat langsung potensi investasi di Tabalong.

Selain itu, Jamaludin juga menyambut baik rencana kunjungan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, ke Malaysia dalam waktu mendatang.

Sementara itu, kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabalong di Wisma Tamu Pendopo Bersinar.

Para tamu disuguhi makanan dan minuman sambil berbincang santai, mempererat hubungan kekeluargaan antara perantau dan masyarakat setempat.(wartabanjar.com/Suhardi).

Editor Restu