Menurut Rufriyanto, kebijakan ini menempatkan seluruh risiko operasional di tangan mitra agar mereka senantiasa disiplin menjaga kualitas fasilitas setiap hari. Dengan adanya pengawasan ketat, standar keamanan pangan dan kebersihan lingkungan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat terus konsisten. Hal ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola publik yang terus disempurnakan oleh pemerintah.
Meskipun skema kemitraan SPPG ini masih memerlukan penyesuaian di berbagai aspek, BGN menegaskan bahwa program ini memiliki nilai strategis yang besar bagi kedaulatan bangsa. Publik diajak untuk melihat kebijakan ini sebagai upaya mengalihkan beban belanja modal menjadi investasi jangka panjang untuk kualitas hidup generasi mendatang melalui gotong royong patriotik. (Wartabanjar.com/andi)
Editor: Andi Akbar






