Tabalong Jadi Satu-Satunya Kabupaten di Kalsel Ikuti Penilaian Kinerja Ketenagakerjaan Kemendagri
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong mengikuti zoom meeting terkait penilaian kinerja pemerintah daerah (Pemda) di bidang ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri, Rabu (1/4/2026).
Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, menyampaikan bahwa Tabalong menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Selatan yang mendapat kesempatan mengikuti penilaian tersebut.
“Ini tentu patut disyukuri. Setelah pemaparan, nantinya juga akan dilaksanakan verifikasi lapangan,” ujar H Fani sapaan akrabnya di Command Center Tabalong.
Ia menjelaskan, berbagai program prioritas telah dijalankan untuk mendukung peningkatan kualitas ketenagakerjaan di daerah.
Di antaranya melalui tujuh program prioritas daerah, seperti mencetak 15 ribu tenaga terampil, program Kredit Tabalong Smart, satu wifi satu desa, serta beasiswa 1.000 sarjana.
Menurutnya, program-program tersebut bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, baik untuk bekerja di dunia industri maupun berwirausaha secara mandiri.
Diikutkannya Pemkab Tabalong sebagai satu-satunya Kabupaten di Kalimantan Selatan dimungkinkan berdasarkan pada capaian kinerja daerah, salah satunya mengacu pada dokumen RPJMD Tabalong, termasuk indikator pengurangan kemiskinan.
Selain itu, H Fani juga memaparkan adanya pergeseran signifikan pada profil tenaga kerja di Tabalong. Jika sebelumnya didominasi lulusan sekolah dasar dan menengah, kini semakin banyak tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan sarjana.
“Artinya Indeks Pembangunan Manusia meningkat, jumlah sarjana bertambah. Ini harus diberdayakan, baik di dunia kerja maupun melalui wirausaha mandiri,” katanya.
Untuk menekan angka pengangguran, Pemkab Tabalong juga mendorong masuknya investasi guna membuka lapangan kerja baru. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah mengaktifkan kembali bandara di Tabalong.
“Dengan pembukaan bandara, investor akan lebih tertarik datang ke Tabalong. Saat ini sudah ada beberapa investor yang melirik sektor jasa dan perhotelan,” ungkapnya.
Di sektor pertanian, pemerintah daerah juga terus memberikan dukungan melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti traktor, handtraktor, combine harvester, hingga drone pertanian. Upaya ini dinilai berhasil menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.