Dengan mempertimbangkan tahapan perencanaan pembangunan daerah serta ketersediaan anggaran pada tahun berjalan, pekerjaan fisik jembatan direncanakan untuk diusulkan dalam program pembangunan daerah pada APBD Tahun 2027.
Di tingkat kewilayahan, Plt. Camat Pengaron, Heryanto menyampaikan bahwa pihak kecamatan bersama pemerintah desa juga tengah mengkaji kemungkinan penggunaan jalur alternatif melalui jalan desa di wilayah Kertak Empat sebagai opsi tambahan akses transportasi masyarakat.
Namun demikian, penggunaan jalur tersebut masih memerlukan koordinasi lebih lanjut agar tetap memperhatikan daya dukung infrastruktur jalan desa.
“Sudah dipasangi rambu untuk angkutan berat juga sudah dialihkan lewat jalan Desa Kertak Empat,” ujarnya.
BACA JUGA: Live Streaming Barito Putera vs Persiku Kudus Kick Off Minggu, Misi Rebut 3 Poin di Liga 2 2025-2026
Pemerintah Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut serta mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang.
Pembatasan muatan kendaraan, khususnya bagi angkutan berat, juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi risiko terhadap struktur jalan maupun jembatan.
Pemkab Banjar menegaskan bahwa setiap penanganan infrastruktur dilakukan berdasarkan kajian teknis yang matang agar solusi yang diambil dapat memberikan keamanan jangka panjang bagi masyarakat. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu







