Lansia Diduga Tenggelam di Sungai Pemangkih HST Ditemukan Meninggal Dunia
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), ditemukan telah meninggal dunia, Minggu (17/5/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Muhammad Riduan (62), warga Desa Pemangkih RT 003 RW 001, Kecamatan Labuan Amas Utara.
Kepala BPBD dan Damkar HST melalui Kasi Kedaruratan BPBD dan Damkar HST, Fitriadinoor, mengatakan tubuh korban ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita, setelah tim gabungan melakukan penyisiran aliran sungai sejak pagi hari.
Baca Juga: Baru Tayang di Netflix, Drakor My Royal Nemesis Melejit di 44 Negara
“Tim gabungan kembali melakukan pencarian pada Minggu pagi dengan menyisir aliran sungai,” ujarnya.
Korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia (TMD) pada jarak kurang lebih 1,1 kilometer dari titik nol.
“Atas permintaan keluarga, korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka,” jelasnya.
Sebelumnya, tim BPBD dan Damkar HST bersama unsur gabungan telah melakukan pencarian sejak Sabtu (16/5/2026) malam.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 21.15 Wita dan melakukan assessment bersama aparat desa, relawan, serta warga setempat.
Namun hingga pukul 23.15 Wita, tubuh korban masih belum ditemukan sehingga pencarian dihentikan sementara karena kondisi malam hari, dan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam saat mengangkat perangkap ikan jenis ayunan di sungai pada Sabtu siang.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 14.00 Wita korban masih terlihat berada di dalam sungai sambil mencungkil atau mengangkat perangkap ikan yang penuh lumpur.
Sekitar pukul 14.30 Wita, korban juga masih terlihat berada di dalam air dengan ketinggian air mencapai dada hingga bahu, sebelum akhirnya tidak terlihat lagi dan tidak kembali ke rumah.
Sekitar pukul 18.00 Wita, pihak keluarga melakukan pencarian dan hanya menemukan sendal serta rokok milik korban, yang tertinggal di lanting atau jamban sungai.