Presiden Ferdinand Marcos Jr.
menetapkan status darurat energi nasional sebagai respons atas situasi tersebut.
Meski memprihatinkan, sebagian pihak menilai kebiasaan berjalan kaki ini juga berpotensi membawa dampak positif, seperti meningkatkan kesehatan masyarakat dan menekan biaya medis dalam jangka panjang.
Kondisi status darurat energi diprediksi melanda banyak negara seiring dengan penutupan Selat Hormuz.
Hal ini dikarenakan konflik negara Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika-Israel. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







