Air Mata dan Pelukan Singkat di Lapas Banjarbaru, Momen Lebaran Jadi Obat Rindu Keluarga

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Momen Lebaran 1447 Hijriah menjadi waktu yang paling dinanti bagi keluarga warga binaan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru. Meski hanya bertemu dalam waktu singkat, pertemuan itu terasa begitu berarti untuk melepas rindu yang lama terpendam.

Suasana haru bercampur hangat menyelimuti area kunjungan. Senyum, pelukan, hingga percakapan singkat menjadi momen berharga yang tak tergantikan bagi para pembesuk dan warga binaan.

Abdul Malik, warga Teluk Selong, Martapura, menjadi salah satu yang merasakan momen tersebut. Ia datang untuk membesuk keponakannya yang sedang menjalani masa pembinaan.

“Senang bisa ketemu langsung sambil bincang-bincang tadi,” ujarnya, Senin (23/3/2026), dengan wajah penuh haru.

Bagi Abdul Malik, pertemuan di hari raya memiliki makna yang lebih dalam. Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga membuat momen tersebut terasa semakin emosional.

Ia pun menyelipkan harapan untuk keponakannya agar dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Mudah-mudahan bertaubat, berhenti melakukan perbuatan seperti itu, dan selalu sehat,” ungkapnya.