Tradisi Lebaran Lima Hari di Masingai II, Puncaknya Lebaran Ketupat di Hari Kelima

Pada hari kelima Syawal, perayaan mencapai puncaknya melalui tradisi lebaran ketupat. Warga menyajikan berbagai hidangan khas, terutama ketupat, sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Tugiran, mengatakan bahwa tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan tetap dijaga hingga kini.

“Ini tradisi dari para pendahulu yang terus kami lestarikan,” ujarnya pada wartabanjar.com, Sabtu (21/3/2026).

Ia menambahkan, Desa Masingai II merupakan kawasan transmigrasi sejak tahun 1978. Tradisi yang dibawa oleh para pendatang, khususnya dari Jawa, kemudian berkembang dan berbaur dengan kehidupan masyarakat setempat hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri di desa tersebut. (wartabanjar.com/Suhardi).

Editor Restu