Kapolres Muara Enim Dicopot, Dugaan Punya Empat Istri Picu Skandal dan Sorotan Publik

WARTABANJAR.COM, MUARA ENIM – Karier AKBP Aris Rusdiyanto sebagai Kapolres Muara Enim mendadak berubah drastis setelah kehidupan pribadinya menjadi sorotan publik. Ia diduga memiliki lebih dari satu istri, bahkan hingga empat orang, yang kemudian memicu polemik dan konflik terbuka.

Kasus ini mencuat setelah para perempuan yang mengaku sebagai istrinya saling berselisih dan mengungkap hubungan mereka ke publik, termasuk melalui media sosial. Situasi tersebut dengan cepat viral dan menjadi perbincangan luas.

Buntut dari polemik tersebut, AKBP Aris Rusdiyanto resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Muara Enim. Keputusan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2356/X/Kep/2022 tertanggal 26 Oktober 2022.

Dalam surat tersebut, ia dimutasikan menjadi Perwira Menengah Pelayanan Masyarakat Polri dalam rangka evaluasi jabatan.

Pihak Bidang Humas Polda Sumatera Selatan belum memberikan penjelasan rinci terkait pencopotan tersebut. Namun, sebelumnya memang telah dilakukan penyelidikan terkait dugaan perselingkuhan dan pernikahan tanpa izin dari istri sah.

“Belum tahu, semua itu kebijakan Kapolri. Mutasi adalah hal yang biasa dilakukan,” ujar AKBP Andi Supriadi yang kini menjabat sebagai Kapolres Muara Enim, seperti dikutip dari Antara.