Jalan Lupa, Amalan di Malam Lailatul Qadar atau 10 Malam Terakhir Ramadhan

“Adapun amalan pada malam Lailatul Qadar, Sufyan ats-Tsauri berkata: ‘Berdoa pada malam Lailatul Qadar lebih aku sukai daripada shalat.’ Beliau berkata: ‘Jika seseorang membaca Alquran sambil berdoa dan memohon kepada Allah dengan sungguh-sungguh, maka mudah-mudahan ia mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar.’ Yang beliau maksud, adalah bahwa memperbanyak doa lebih utama daripada shalat yang di dalamnya tidak banyak doa. Namun jika seseorang membaca Alquran sekaligus berdoa, maka itu sesuatu yang baik.” (Lathaif al-Ma’arif [Beirut: al-Maktab al-Islami], vol. 1, h. 359)

Sebagaimana hadis yang telah disebutkan di atas, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah mengajarkan sebuah doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca saat berjumpa Lailatul Qadar.

Doa ini berisi permohonan ampun kepada Allah Yang Maha Pemaaf dan Maha Mulia. Berikut bacaan doa tersebut beserta artinya:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ’afuwwun karimun tuhibbul ’afwa fa’fu ’anni

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku/maafkanlah kami.”

Dalam redaksi lain yang diriwayatkan oleh lima imam hadis selain Abu Dawud, doa tersebut juga disebutkan dengan redaksi yang sedikit berbeda yakni:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka afuwwun tuhibbul ’afwa fa’fu ’anni

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku/maafkanlah kami.” (wartabanjar.com/MUI) )

Editor Restu