Akibat situasi itu, harga minyak mentah global melonjak tajam dari kisaran 60 dolar AS per barel menjadi sekitar 115 dolar AS per barel.

Berdasarkan data Trading Economics, harga minyak mentah jenis WTI saat ini berada di kisaran 98,71 dolar AS per barel.

Padahal, dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah Indonesia hanya mengasumsikan harga minyak mentah sebesar 70 dolar AS per barel.

Jika tren kenaikan harga minyak dunia terus berlanjut, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan beban anggaran negara secara signifikan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad