WARTABANJAR.COM, CAPITOL – Suasana Sidang Kongres Amerika Serikat mendadak memanas setelah seorang veteran marinir, Brian McGinnis, dikeluarkan secara paksa oleh Polisi Capitol pada Rabu, 4 Maret 2026. Insiden itu terjadi setelah McGinnis melontarkan protes keras terkait kampanye militer Amerika Serikat di Iran.
Dalam video yang diunggah jurnalis CBS News, Alan He, dari akun media sosial BrianMcGinnisNC, terlihat McGinnis berdiri dan berteriak di tengah jalannya sidang.
Ia terdengar meneriakkan kalimat yang memicu perhatian peserta sidang, yakni “Tidak ada yang mau berperang demi Israel,” sebelum akhirnya aparat keamanan bergerak mengamankannya.
Polisi Capitol kemudian mengeluarkan McGinnis dari ruang sidang. Dalam proses tersebut, Senator Partai Republik dari Montana, Tim Sheehy, terlihat membantu aparat penegak hukum menggiring McGinnis keluar sebelum kembali menuju kursinya di panel persidangan.
Melalui unggahannya di media sosial, Sheehy menyebut McGinnis sebagai pengunjuk rasa yang tidak terkendali dan menilai aksinya dilakukan untuk memancing konfrontasi di dalam gedung Capitol.
Mengutip laporan Forbes, Brian McGinnis diketahui merupakan calon kandidat Partai Hijau dalam pemilihan Senat Amerika Serikat di North Carolina. Dalam beberapa hari terakhir, ia juga aktif mengunggah sejumlah video yang mengkritik keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.







