Program ini menyediakan berbagai rute strategis yang banyak digunakan masyarakat saat mudik.
Untuk wilayah Papua dan Papua Barat, tersedia rute Sorong–Waisai serta Jayapura–Biak.
Di kawasan Maluku, terdapat rute pelayaran dari dan menuju Ambon ke sejumlah pulau seperti Namlea, Ambalau, Leksula, Bula, Geser, dan Gorom.
Sementara di Sulawesi Tenggara, tersedia rute Kendari–Raha dan Kendari–Baubau.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat dan tengah, tersedia rute Banda Aceh–Sabang, Gresik–Bawean, Kalianget–Kangean, Jangkar–Raas, hingga Lembar–Surabaya serta Balikpapan–Parepare.
“Kami memilih rute-rute yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan yang akses transportasinya terbatas,” jelas Masyhud.
Syarat Pendaftaran Mudik Gratis
Agar program berjalan tertib, calon penumpang harus memenuhi beberapa ketentuan berikut:
Menyiapkan KTP, SIM, atau Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi sebagai identitas diri.
Identitas saat keberangkatan harus sesuai dengan data saat pendaftaran.
Satu orang maksimal mendaftarkan empat penumpang dalam satu Kartu Keluarga.
Penumpang dilarang membawa barang berbahaya dan minuman keras ke dalam kapal.
Tiket gratis tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah kepulauan, agar dapat mudik dengan aman dan tanpa biaya transportasi laut.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






