WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di Bandara Internasional Syamsudin Noor tercatat terjadi lebih awal dari perkiraan.
Jumlah penumpang bahkan sempat menembus 12.200 orang dalam sehari, tepatnya pada Sabtu (14/3/2026), yang menjadi angka tertinggi selama periode mudik tahun ini.
General Manager bandara, Stephanus Millyas Wardana, menyebut saat ini pergerakan penumpang masih berada di level tinggi meski cenderung fluktuatif.
“Sekarang prediksinya di sekitar 9.500 sampai 10.000 penumpang per hari, karena pergerakannya masih naik turun,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Pola Mudik Berubah, Lebih Merata
Menurutnya, pola arus mudik tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Distribusi penumpang lebih merata dan tidak terpusat pada satu waktu tertentu.
Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberi fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan.







