WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Grand Final Festival Bacatuk Dauh 2026 Kabupaten Banjar berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau Ratu Zaleha, Martapura, Rabu malam, 4 Maret 2026. Acara budaya tersebut menampilkan sembilan grup terbaik yang berhasil lolos dari babak penyisihan.

Ratusan penonton tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan penampilan para peserta yang menampilkan tradisi Bacatuk Dauh, salah satu kesenian khas masyarakat Banjar.

Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, mengatakan festival tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini generasi muda kita semakin mengenal Bacatuk Dauh dan tidak meninggalkan budaya ini,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan budaya seperti Festival Bacatuk Dauh dapat terus digelar secara rutin agar tradisi lokal tidak terkikis oleh perkembangan zaman.

Menurutnya, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Dari total 21 grup yang mengikuti festival, sembilan grup berhasil melaju hingga babak grand final.

“Alhamdulillah Festival Bacatuk Dauh tahun ini diikuti sebanyak 21 grup peserta, dengan sembilan di antaranya berhasil melaju hingga babak grand final. Semoga tahun depan meningkat lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, H Irwan Jaya, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan grand final berjalan lancar hingga penentuan para pemenang.

“Alhamdulillah penyelenggaraannya berjalan lancar dan kami bersama dewan juri telah menghasilkan pemenang,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah daerah juga berencana mengembangkan Festival Bacatuk Dauh agar memiliki cakupan yang lebih luas.

Menurutnya, ke depan festival tersebut berpotensi melibatkan daerah lain di kawasan Banjarbakula, seperti Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

“Insyaallah nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan agar lingkup kegiatan ini bisa diperluas minimal di wilayah Banjarbakula,” pungkasnya.(wartabanjar.com/IKhsan)

editor: nur_muhammad