Yogurt dapat dipadukan dengan potongan buah segar, sedangkan susu bisa dikombinasikan dengan oat untuk membuat menu sederhana seperti overnight oats. Pilihan susu rendah lemak atau skim juga dapat menjadi alternatif bagi yang menjaga asupan kalori.
Kombinasi protein dan karbohidrat dalam menu ini membantu menjaga stabilitas energi dan memperpanjang rasa kenyang.
- Whey Protein
Whey protein menjadi opsi praktis untuk memenuhi kebutuhan protein saat Ramadan. Dalam satu takaran saji, umumnya terkandung sekitar 20 gram protein.
Whey protein dapat dicampur dengan air kelapa atau susu untuk manfaat tambahan berupa hidrasi dan nutrisi. Bagi yang tidak mengonsumsi produk susu, tersedia pilihan protein nabati atau non-dairy di pasaran.
Asupan protein yang cukup saat berbuka penting untuk menjaga massa otot, mempercepat pemulihan tubuh, dan mengontrol rasa lapar berlebihan.
- Kurma
Kurma tetap menjadi takjil favorit sekaligus pilihan sehat. Kandungan gula alaminya mampu mengembalikan energi dengan cepat, sementara seratnya membantu mengontrol nafsu makan.
Kurma juga cocok dikonsumsi sebelum berolahraga ringan setelah berbuka, terutama jika waktu persiapan terbatas. Konsumsi dalam jumlah wajar tetap dianjurkan agar asupan gula tidak berlebihan.
Memilih takjil sehat saat Ramadan bukan berarti mengurangi kenikmatan berbuka. Dengan kombinasi nutrisi yang tepat, tubuh tetap bugar, energi terjaga, dan ibadah pun semakin optimal.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







