Sebagai langkah antisipasi, KBRI Riyadh meminta seluruh WNI untuk melakukan lapor diri melalui laman resmi https://peduliwni.kemlu.go.id dan bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing.
Selain itu, WNI diingatkan untuk menyiapkan dan menyimpan dokumen penting seperti paspor dan izin tinggal (iqama), baik dalam bentuk fisik maupun digital, agar mudah diakses jika sewaktu-waktu diperlukan dalam situasi darurat.
Dalam keadaan darurat, KBRI Riyadh menyediakan saluran hotline yang dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor +966 569173990. KBRI menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi langsung peluncuran operasi militer berskala besar terhadap Iran.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 201 orang, dengan dampak paling mematikan terjadi di Kota Minab di mana sebuah sekolah dasar perempuan menjadi sasaran dan menewaskan sedikitnya 40 orang.(wartabanjar.com/rilis)
Editor Restu







