WARTABANJAR.COM – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Arab Saudi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menunda perjalanan yang tidak mendesak, setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Imbauan tersebut disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh melalui unggahan di media sosial X dikutip Minggu (1/32026).
Langkah itu diambil sebagai respons atas operasi militer skala besar yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran sejak dini hari waktu setempat, yang menimbulkan korban jiwa besar di kalangan warga sipil, termasuk di sebuah sekolah dasar di Kota Minab.
Baca Juga Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Perdagangan Minyak Dunia
“WNI diminta untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi keamanan. Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan,” demikian bunyi pernyataan resmi KBRI Riyadh.
KBRI Riyadh juga mengimbau para WNI agar tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili masing-masing.
Masyarakat Indonesia diimbau untuk hanya memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya serta mematuhi arahan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi dan perwakilan RI.







